Valentine Day…..White Day, dan Black Day

“Oh darling, I love you so
If you’d ask me for my heart, there’s no way that I’ll say no”

-Oh Darling by Plugin Stereo

Aku terkadang (atau sering, cukup sering) verpikir bahwa ada yang salah dengan sistem ‘saling suka’ atau sistem ‘berpacaran’ yang ada di negara ini.

Seperti hari ini, Valentine Day, Hari Merah Muda (karena hari bernuansa merah sudah direbut oleh hari imlek, ahaha #melucudangagal), hari penuh cinta, hari kasih sayang, atau apapun itu namanya. Hukumnya selalu sama di negara ini: pihak pria akan berbondong-bondong pergi ke super market dan memborong sederet coklat bermerk dengan lambang hati berwarna pink di bungkusnya, lalu para pria itu akan pergi ke toko bunga imitasi dan membeli setangkai bunga mawar palsu berwarna merah muda dengan pita di tangkainya. Aku tidak tahu apa yang membuat pihak pria selalu terkesan menjadi “pembantunya” pihak wanita, tapi memang kenyataannya adalah pihak pria yang selalu memberi. Aku terkadang atau sering, cukup sering sebenarnya) bahwa itu adalah salah satu cara untuk membuat pria terlihat gentleman, tapi mungkin mereka kurang menyadari bahwa itu malah membuat mereka seperti kartu kredit berjalan atau tukang ojek 24 jam. Pihak wanita yang memberi sesuatu akan dianggap sebagai pihak yang patut dikasihani karena memberi sesuatu pada prianya.

Padahal memberi adalah salah satu bentuk kepedulian, menurutku. Jika bibir hanya bicara, hati tidak akan tergerak dengan mudah. lakukan sesuatu untuk menunjukkan perasaanmu. Hey, no offense. Don’t take it personally.

Valentine pada umumnya adalah saat dimana wanita menunjukkan perasaanya pada orang yang disukainya. Itu penjelasan pendeknya. Sebenarnya Valentine Day sendiri adalah saat dimana semua orang dapat menunjukkan kasih sayangnya pada semua orang.

Okay, that aside.

Saat dimana para pria memberi hadiah kepada para wanitanya disebut White Day, tanggal 14 Maret. Di hari putih inilah mereka yang diberikan sesuatu saat Valentine Day memberikan balasan kepada mereka yang telah memberi. Barang yang biasanya diberikan adalah coklat putih, atau beruang teddie putih. Tahu lah, sementok-mentoknya pria, pasti itulah yang akan diberikannya kepada pacarnya. Mungkin mereka tidak tahu bahwa wanitanya sedang mengidam naik mobil BMW terbaru.

Dan hari yang paling tidak terkenal (bukan bermaksud untuk kasar) adalah Black Day. Di hari hitam ini, para single (baca: jomblo) akan mengadakan pesta untuk merayakan ke-single-lan mereka. Boleh dibilang, ini juga hari yang kurayakan sendiri #nangis dipojok ruangan. Hari Hitam ini dirayakan setiap tanggal 14 April.


Aku memang tidak tahu banyak mengenai seni “mencintai”, masih awam dan sangat kuper untuk masalah ini. Tapi kupikir jika kita ahanya menunjukkan rasa cinta kita kepada orang yang kita cintai saat Valentine Day, atau White Day, bagaimana dengan hari lainnya? Bukan berarti karena ini adalah hari merah muda dan putih kita bisa gila-gilaan menunjukkan rasa cinta kita kan?

Cinta itu salah satu substansi hidup yang dibutuhkan. Mungkin kita sendiri tidak tahu bahwa kita sedang mencintai seseorang, mau ataupun tidak mau. Tapi tanpa cinta, hidup akan terasa seperti padang pasir, dimana-mana kita hanya dapat memandang sesuatu yang sama. Cinta dapat membuat our hearts skipped a beat, atau mungkin sedih yang mendalam, galau (Oh, Please), atau merasa senang seakaan tidak ada hari esok untuk merayakannya.
Apapun itu, bagaimanapun kau merasakannya, percayalah cinta ada dimana-mana, dan anginnya bertebaran kapanpun kau berada. Karena cinta itu seperti oksigen🙂

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s