My “Me Time”

Jika kau bicara, akan kucoba untuk mengikuti topiknya

Jika kau bercanda, akan kupaksakan diri untuk tertawa

Jika kau berputus asa, akan kupastikan bukan hanya dirimu saja

Jika kau terdiam seribu kata, akan kucari momen untuk berkata

Jika kau menitikkan air mata, akan kurengkuh dunia…

Dan menjadikannya seperti semula.

 

…Aku akan mengatakan satu hal paling egois:

Tidak semuanya tentang dirimu.

Ada aku.

 

Suatu saat, ada kalanya aku ingin menjauh pergi darimu

Suatu saat, ada kalanya aku ingin menjadi diriku

Suatu saat, ada kalanya aku ingin pergi dari duniamu—dunia kita

Saat itu, aku akan pergi ke zona amanku, dimana aku meringkuk mencari rasa nyaman

Mengumpulkan keberanian, memupuk kesabaran

Sebelum akhirnya kembali pada dunia penuh kebohongan

 

Kukatup bibirku, kubeber harapku

Hitam di atas putih

Jika hal ini sampai pada seseorang

Mereka mulai memandangku seakan aku anjing buangan

Yang minta dibawa pulang untuk mencari perlindungan

Kupejam mataku, kusumbat telingaku

 

Aku menanti, aku mencari, aku bertanya dalam hati:

Akankah ada seseorang yang mau menerima diriku ini nanti?

Karena kakiku mulai gemetar lelah di atas panggung sandiwara ini

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s